Apa perbedaan lipid dan lemak

Perbedaan lipid dan lemak adalah :

  • Bila lipid adalah merupakan kelas utama biomolekul, sedangkan lemak (trigliserida) milik gliserida kelompok, yang merupakan sub kelas lipid.
  • Jika lipid bisa hidrofobik (tidak larut dalam air) atau amphiphilic (bagian larut dalam air), sedangkan lemak adalah tidak larut dalam air.

Apa itu lipid

Yang dimaksud dengan lipid adalah merupakan sesuatu yang merujuk kepada kelompok molekul alami yang meliputi lemak, lilin, sterol, vitamin yang larut dalam lemak (seperti vitamin A, D, E, dan K), monogliserida, digliserida, trigliserida, fosfolipid, dan lain-lain.

Fungsi Lipid

  1. Sebagai Cadangan Energi
  2. Sebagai Pelindung Tubuh dari Hawa Dingin
  3. Sebagai Pelindung Organ Vita
  4. Sebagai Komponen Penyusun Membran Sel dan Membran Organel Sel
  5. Sebagai Pelarut Vitamin A, D, E, Serta K
  6. Sebagai Bahan Penyusun Empedu serta Asam Oksalat
  7. Dapat Mengoptimalkan Fungsi Pencernaan

Fungsi biologis utama lipid

Fungsi biologis utama lipid adalah menyimpan energi, pensinyalan, dan bertindak sebagai komponen pembangun membran sel. Lipid memiliki aplikasi dalam industri kosmetik dan makanan serta dalam nanoteknologi.

Pengertian lipid adalah molekul kecil hidrofobik atau amfifilik; sifat amfifilik beberapa lipid memungkinkan mereka untuk membentuk struktur seperti vesikel, liposom multilamelar/unilamelar, atau membran dalam lingkungan akuatik. Lipid biologis berasal, seluruhnya atau sebagian, dari dua jenis subunit biokimia atau “blok-pembangun” yang berbeda yaitu: gugus ketoasil dan isoprena.

Dengan menggunakan pendekatan ini, lipid dapat dibagi menjadi delapan kategori: asam lemak, gliserolipid, gliserofosfolipid, spingolipid, sakarolipid, dan poliketida (diturunkan dari kondensasi subunit ketoasil); dan lipid sterol serta lipid prenol (berasal dari kondensasi subunit isoprena).

Apa itu Lemak ?

Lemak adalah sesuatu yang menunjukkan kepada sekelompok besar molekul-molekul alam yang terdiri atas unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen meliputi asam lemak, malam, sterol, vitamin-vitamin yang larut di dalam lemak (contohnya A, D, E, dan K), monogliserida, digliserida, fosfolipid, glikolipid, terpenoid (termasuk di dalamnya getah dan steroid) dan lain-lain.

Lemak

Fungsi lemak

  • Menjadi suspensi bagi vitamin A, D, E dan K yang berguna untuk proses biologis
  • Berfungsi sebagai penahan goncangan demi melindungi organ vital dan melindungi tubuh dari suhu luar yang kurang bersahabat.
  • Menjadi cadangan energi dalam bentuk sel lemak. 1 gram lemak menghasilkan 39.06 kjoule atau 9,3 kcal.
  • Lemak mempunyai fungsi seluler dan komponen struktural pada membran sel yang berkaitan dengan karbohidrat dan protein demi menjalankan aliran air, ion dan molekul lain, keluar dan masuk ke dalam sel.
  • Menopang fungsi senyawa organik sebagai penghantar sinyal, seperti pada prostaglandin dan steroid hormon dan kelenjar empedu.

Macam-macam lemak yang Ada di Dalam Tubuh

  • Lemak esensial, adalah berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, menjaga struktur sel, dan mengatur hormon. Kehilangan lemak ini mampu mengakibatkan menurunnya kesehatan tubuh.
  • Lemak putih, adalah akan meningkatkan kadar hormon leptin ketika perut terasa penuh. Namun lemak putih bisa kehilangan sensitivitasnya ketika kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan tidak sehat. Akibatnya bisa muncul kegemukan.
  • Lemak cokelat, Warna cokelat dari lemak ini disebabkan karena lemak ini dikemas dengan mitokondria. Pengertian lemak cokelat memiliki kemampuan untuk membakar kalori dari lemak putih.
  • Lemak krem, adalah hasil persilangan dari antara lemak putih dan lemak cokelat. Saat berolahraga, otot akan mengeluarkan protein khusus yang bisa mengubah lemak putih jadi lemak krem.
  • Lemak subkutan, adalah lemak yang ditemukan di bawah kulit. Sekitar 90% lemak di tubuh adalah lemak subkutan. Untuk mengurangi timbunan lemak ini, lakukan olahraga dengan intensitas yang tinggi serta kurangi konsumsi karbohidrat.
  • Lemak visceral, adalah jenis lemak yang tersimpan di rongga perut dan sejumlah organ penting seperti hati, pankreas, jantung, dan usus. Menebalnya lapisan lemak visceral bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, kanker, serta stroke.

Manfaat lemak

  • Membantu proses pelarutan vitamin di dalam tubuh sehingga mudah diserap tubuh.
  • Sebagai sumber pertumbuhan sel. Lemak memberikan perlindungan pada lapisan luar sel atau membrane sel, sehingga tubuh tidak mudah diserang penyakit.
  • Sebagai sumber energi dan melindungi kesehatan tubuh dan semua organ tubuh.
  • Membantu otak bekerja lebih baik. Lemak berperan membuat sel-sel otak terus berkembang dan membentuk lapisan sel yang sehat.

Makanan Sumber lemak yang baik untuk tubuh

  • Buah alpukat, asam lemak utama dalam buah alpukat adalah lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat, jenis lemak yang juga terkandung dalam minyak zaitun. Kadar lemak dalam buah alpukat menyumbang porsi 77% dari total kalorinya. Namun, walau tinggi lemak, studi menemukan individu yang mengonsumsi alpukat cenderung tak gemuk dan memiliki lemak perut yang lebih sedikit.
  • Minyak zaitun ekstra virgin, adalah baik untuk kesehatan, mengandung vitamin E, vitamin K hingga molekul antioksidan. Antioksidan dalam minyak zaitun ekstra virgin dilaporkan mampu melawan peradangan dan mencegah agar kolesterol LDL tak mengalami oksidasi. Minyak zaitun ekstra virgin juga melindungi jantung dengan cara lain, seperti mengendalikan tekanan darah dan mengontrol penanda kolesterol.
  • Ikan, beberapa ikan digolongkan sebagai ikan berlemak atau disebut fatty fish, karena tinggi dengan asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung. Beberapa contoh ikan berlemak termasuk salmon, makarel, dan haring atau herring. Berbagai penelitian telah menemukan, orang yang mengonsumsi ikan cenderung lebih sehat. Risiko penyakit, seperti penyakit jantung, demensia, dan depresi, juga cenderung lebih rendah dialami.
  • Telur utuh, Banyak orang menghindari kuning telur karena kandungan kolesterolnya. Namun, berbagai studi terbaru menemukan bahwa mayoritas tubuh orang tak terlalu terpengaruh oleh kandungan kolesterol tersebut. Malahan, telur yang dimakan utuh memberikan kita beragam nutrisi, mulai dari lemak sehat, protein, vitamin, mineral, hingga antioksidan. Antioksidan dalam telur dilaporkan baik untuk kesehatan mata. Telur utuh pun mengandung kolin yang dikenal sebagai nutrisi otak.
  • Cokelat hitam, adalah mengandung serat serta molekul antioksidan. Antioksidan dalam cokelat hitam dilaporkan baik untuk jantung karena membantu mengendalikan tekanan darah dan mencegah oksidasi kolesterol LDL.
  • Keju, asam lemak dalam keju telah dikaitkan dengan berbagai manfaat, seperti menurunkan risiko diabetes tipe 2. Keju juga menjadi sumber yang baik untuk kalsium, vitamin B12, fosfor, selenium, dan protein.
  • Biji chia, adalah biji-bijian sehat ini mengantongi kadar lemak yang cukup tinggi, yakni sekitar 9 gram dalam setiap 28 gram biji chia. Kalori terbesar dari konsumsi biji chia pun ternyata disumbang oleh lemaknya, bukan karbohidrat.