Apakah 6 ciri-ciri spermatophyta tumbuhan berbiji

Tumbuhan itu banyak sekali macamnya, dan mayoritas tumbuhan-tumbuhan tersebut sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia. Salah satu jenis tumbuhan itu adalah spermatophyta. Baiklah, berikut ini admin akan memberikan uraian mengenai 6 ciri-ciri spermatophyta tumbuhan berbiji.

ciri-ciri spermatophyta tumbuhan berbiji adalah:

  1. Organisme multiseluler
  2. Selnya bersifat eukariotik (memiliki inti)
  3. Dinding sel tersusun atas selulosa
  4. Memiliki klorofil
  5. Organisme autotrof, mampu menghasilkan makanan sendiri dengan fotosintesis
  6. Sudah memiliki akar, batan, dan daun sejati.

Tumbuhan berbiji atau Spermatophyta (Yunani, sperma=biji , phyton=tumbuhan) merupakan kelompok tumbuhan yang memiliki ciri khas, yaitu adanya suatu organ yang berupa biji. Biji merupakan bagian yang berasal dari bakal biji dan di dalamnya mengandung calon individu baru, yaitu lembaga. Lembaga akan terjadi setelah terjadi penyerbukan atau persarian yang diikuti oleh pembuahan.

Struktur dan fungsi spermatophyta (tumbuhan berbiji)

Tumbuhan berbiji merupakan heterospora. Tumbuhan berbiji membetuk struktur megasporangia dan mikrosporangia yang berkumpul pada suatu sumbuh pendek. Misalnya struktur seperti konus atau strobilus pada konifer dan bunga pada tumbuhan berbunga. Seperti halnya pada tumbuhan lain, spora pada tumbuhan berbiji dihasilkan melalui meiosis di dalam sporangia.spermatophyta

Akan tetapi, pada tumbuhan berbiji, megaspora tidak dilepaskan melainkan dipertahankan. Megasporangia mendukung perkembangan gametofit betina dan menyediakan makanan serta air. Gametofit betina akan tetap berada dalam sporangium, menjadi matang dan memlihara generasi sporofit berikutnya setelah terjadi pembuahan.

Pada mikrosporangium, produk meiosis berupa mikrospora. Mikrospora yang mencapai sporofit akan berkecambah membentuk serbuk sari yang tumbuh menuju kearah bakal biji untuk membuahi gametofit betina.

Pada tumbuhan berbiji, istilah mikrospora merupakan serbuk sari, mikrosporangium merupakan kantung serbuk sari, dan mikrosporofil merupakan benagsari. Istilah megaspora merupakan kandung lembaga (kantung embrio), megasporangium merupakan bakal biji, dan megasporofil merupakan daun buah (karpela).

Spermatophyta atau tumbuhan berbiji memiliki beberapa ciri diantaranya mereka adalah organisme fotoautotrof selengkapnya bisa di lihat dalam artikel berikut. —Tumbuhan biji atau Spermatophyta berasal dari bahasa Yunani, yakni  sperma = biji dan phyton=tumbuhan. Spermatophyta merupakan kelompok tumbuhan yang memiliki ciri khas, yaitu adanya suatu organ yang berupa biji.

—Tumbuhan biji adalah jenis tumbuhan yang paling sempurna, baik alat tubuh maupun alat perkembangbiakannya. Tumbuhan biji memiliki alat tubuh yang lengkap yang terdiri dari akar, batang, dan daun. Tiap-tiap alat tubuh tersebut mempunyai fungsi yang jelas. Alat perkembangbiakannya berupa bunga dan biji.

  • —Makroskopis dengan ketinggian bervariasi dan bentuk tubuhnya juga bervariasi
  • —Cara hidup fotoautotrof
  • —Habitatnya kebanyakan di darat
  • —Mempunyai pembuluh floem dan xilem
  • —Reproduksi secara generatif
  • —Memiliki 3 organ utama, yaitu akar, batang, dan daun
  • —Alat kelamin jantan dan betina terpisah
  • —Sporofit merupakan tumbuhan utama, sedangkan gametofitnya telah mengalami reduksi.
  • —Kandung lembaga (kantung embrio) terlindung di dalam ovula. Setelah terjadi fertilisasi bagian ini berkembang menjadi biji

Manfaat spermatophyta

  • —Gandum, padi, jagung dan sagu merupakan makanan utama sebagian besar penduduk di dunia.
  • —Kacang, tomat, kol, kentang, dan wortel merupakan makanan sayuran sebagai sumber serat, protein, dan vitamin.
  • —Kapas dan rami sebagai bahan sandang.
  • —Kayu sebagai bahan papan dan perabotan.
  • —Kumis kucing, jati, mahoni, dan pinus sebagai peneduh, penyimpan air, penyerap karbon dioksida, dan sumber oksigen.
  • Berbagai jenis bunga untuk dekorasi, upacara adat dan agama, serta kosmetik.

Reproduksi Vegetatif spermatophyta

Yaitu cara reproduksi tanpa melalui perkawinan (fertilisasi) gamet jantan dan betina. Sifat dari reproduksi vegetatif adalah menghasilkan keturunan yang identik (sifat sama) dengan induknya.

Reproduksi Vegetatif dapat terjadi secara :

  • Tunas , yaitu bagian batang yang memiliki bakal tunas. Misal : bambu, kelapa, dan sebagainya.
  • Daun , yaitu bagian tepi daun yang memiliki jaringan meristem. Misal : Cocor Bebek.
  • Kormus , yaitu pangkal batang yang membesar dan memiliki beberapa kuncup. Misal : bunga tasbih, gladiol.
  • Buatan, yaitu cara perbanyakan yang dilakukan oleh tumbuhan dengan bantuan manusia.
  • Alami, cara perbanyakan yang dilakukan oleh organ vegetatif  tumbuhan tanpa bantuan manusia.Organ vegetatif yang berperan antara lain :
  • Rhizoma (rimpang/akar tinggal), yaitu batang yang menjalar secara horisontal dalam tanah menyerupai akar. Misal : bunga tasbih, kunyit, jahe, alang-alang.
  • Stolon (geragih), yaitu batang yang menjalar di atas tanah. Misal : arbei (stroberi), daun kaki kuda (Centela asiatica).
  • Umbi Lapis (Bulbus), yaitu batang berukuran pendek yang dikelilingi daun berlapis-lapis. Misal: bawang merah (Allium cepa).
  • Umbi Batang, yaitu batang yang membengkak di dalam tanah. Misal : ubi jalar, kentang.

Proses Reproduksi Spermatophyta

Proses Reproduksi spermatophyta secara generatif (seksual) dilakukan dengan membentuk biji serta diawali dengan pembentukan gamet (gametogenesis), lalu penyerbukan (polinasi), kemudian terjadi peleburan gamet jantan serta betina (fertilisasi) yang akan menghasilkan embrio. Perkembangan secara vegetatif (aseksual) dilakukan dengan organ-organ vegetatif contohnya tunas, rhizoa, serta solon.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Spermatophyta, semoga bermanfaat.