Apakah Pengertian Organ dan Organel

Organ-organ dan fungsi-fungsi organel digabungkan untuk menjaga sel-sel, jaringan-jaringan dan bagian-bagian lain dari sistem untuk menjaga organisme tetap hidup. Organ dan organel ditemukan di semua organisme multiseluler.

Semua organisme multisel memiliki tingkat klasifikasi yang sama. Sel membentuk jaringan, jaringan membentuk organ, organ membentuk sistem organ, dan sistem organ membentuk organisme.

Apa yang disebut Organ?

Organ adalah kumpulan jaringan yang melakukan fungsi serupa. Organ besar dan membentuk bagian tubuh. Sekelompok organ bersama terdiri dari sistem organ. Organ adalah bagian besar dari suatu organisme. Secara umum, tubuh manusia terdiri dari sekitar 78 organ dan di antaranya, otak, jantung, hati, paru-paru, ginjal, dan lima organ vital bagi kehidupan.

Apa yang disebut Organel?

Organel adalah struktur kecil khusus yang ditemukan di dalam sel, yang melakukan proses kehidupan tertentu. Organel bersifat mikroskopis dan secara kolektif membentuk sel. Mereka adalah unit yang berfungsi dari semua organisme bersel satu termasuk amuba, bakteri, jamur, Protista, dll.

Dalam bidang biologi sel, organel ialah salah satu dari beberapa struktur dengan fungsi khusus yang terapung-apung dalam sitoplasma sel eukariot. Dahulu, organel dikenali melalui penggunaan mikroskop, serta juga melalui penggunaan fraksinasi sel.

Organ dan organel yang berperan dalam proses fotosintesis

Fotosintesis merupakan suatu proses perolehan energi dengan jalan mengubah bahan-bahan anorganik yang diperoleh dari alam menjadi bahan-bahan organik atau energi sehingga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan.

Proses fotosintesis tidak dapat dilakukan pada setiap organ tumbuhan melainkan hanya organ dan organel tertentulah yang mampu melakukan tugas tersebut. Berikut ini akan dijelaskan secara mendetail mengenai organ dan organel yang berperan dalam proses fotosintesis.

Daun

Daun adalah salah satu organ tumbuhan yang menjadi pusat terjadinya proses fotosin-tesis. Memiliki warna yang pada umumnya adalah hijau, yang mana warna hijau tersebut timbul akibat adanya zat klorofil dalam daun. Daun memiliki bentuk yang beraneka ragam seperti pada jagung yang mempunyai bentuk daun menyirip, namun ada pula daun dengan bentuk menyerupai duri seperti yang terjadi pada tanaman kaktus.

Apabila suatu jenis daun tertentu diiris secara melintang kemudian diamati dengan menggunakan mikroskop maka akan tampak berbagai macam jaringan penyusun daun tersebut. Jaringan yang terletak paling luar disebut sebagai jaringan epidermis. Jaringan epidermis dibagi menjadi dua yaitu jaringan epidermis atas dan jaringan epidermis bawah.

Pada sebagian besar spesies tumbuhan jaringan epidermis bawahnya memiliki stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas, namun pada beberapa spesies tumbuhan tertentu stomata terletak pada jaringan epidermis atas seperti pada tanaman tratai, atau bahkan terdapat pada kedua jaringan epidermis seperti yang terdapat pada rumput-rumputan.

Di bawah jaringan epidermis terdapat jaringan mesofil yang terdiri dari jaringan tiang atau jaringan palisade dan jaringan karang. Jaringan palisade berbentuk seperti tabung dan setiap sel penuh dengan kloroplas sehingga jaringan palisade menjadi pusat berlangsungnya proses fotosintesis.

Selain itu bentuk jaringan palisade yang seperti tabung yang memanjang serta tersusun sedemikian rupa memudahkan kloroplas yang terdapat di dalamnya untuk menyerap atau menerima cahaya matahari.

Jaringan yang terletak di bawah jaringan palisade adalah jaringan spons atau jaringan bunga karang. Berbeda dengan jaringan palisade yang tersusun dengan teratur serta memiliki bentuk seperti tabung, jaringan spons memiliki bentuk yang tidak teratur serta tersusun tidak rapat. Jaringan spons juga memiliki kloroplas namun tidak sebanyak jumlah kloroplas yang terdapat pada jaringan palisade sehingga jaringan spons berfungsi sebagai penyimpan sementara hasil fotosintesis dari jaringan palisade.

Jaringan ini juga berfungsi membantu pertukaran gas diantara daun dan sekitarnya. Pada saat siang hari sel-sel jaringan ini mengeluarkan uap air dan oksigen ke ruang udara yang mengitarinya serta mengambil gas karbon dioksida dari ruang udsara tersebut. Ruang-ruang udara tersebut saling berhubungan hingga keluar dari daun melalui stomata (tunggal, stoma).

Jaringan xilem dan phloem berfungsi sebagai pengangkut bahan yang diperlukan untuk fotosintesis seperti H2O yang diperoleh dari tanah serta mengangkut fotosintat (hasil proses fotosintesis) ke seluruh organ tumbuhan lainnya yaitu batang dan akar.

Kloroplas

Kloroplas merupakan plastid yang memiliki klorofil dan hanya terdapat pada tumbu-han dan ganggang tertentu. Dilapisi membran rangkap seperti yang dimiliki oleh mitokondria hanya saja stuktur membran dalamnya tidak membentuk krista seperti yang terjadi pada mitokondria.

Batas terluar melingkupi matriks fluida yang dinamakan stroma dan suatu sistem membran dalam yang luas, stroma ini berfungsi sebagai penyimpan hasil fotosintesis yang berupa pati. Sedangkan membran bagian dalam yang terlipat berpasangan disebut sebagai lamela. Lamela tersebut akan membesar secara berkala membentuk gelembung pipih yang terbungkus membran yang disebut sebagai tilakoid.

Tilakoid berisikan pigmen-pigmen yang berfungsi menangkap cahaya dalam proses fotosintesis. Tilakoid tersebut tersusun membentuk suatu susunan yang bentuknya mirip dengan tumpukan koin, tumpukan tilakoid tersebut disebut sebagai grana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *