Kapan Anda harus menemui dokter tentang sakit maag?

Kapan Anda harus menemui dokter tentang sakit maag?

Jika Anda memiliki salah satu gejala atau kondisi mulas atau penyakit refluks gastroesofagus (juga disebut refluks asam atau GERD), hubungi dokter Anda. Gejala mulas Anda menjadi lebih parah atau sering. Anda mengalami kesulitan menelan atau nyeri saat menelan, terutama dengan makanan padat atau pil.

Apa yang akan dilakukan dokter untuk sakit maag?

Cobalah obat bebas (OTC): Orang dengan sakit maag harus berbicara dengan dokter mereka tentang obat OTC untuk menghilangkan gejala. Seorang dokter dapat merekomendasikan antasida, pengurang asam, termasuk famotidine, atau penghambat asam, seperti lansoprazole dan omeprazole. Berbagai antasida tersedia untuk dibeli secara online.

Bagaimana Anda menguji mulas?

Untuk menentukan apakah mulas Anda adalah gejala GERD, dokter Anda dapat merekomendasikan:

  1. X-ray, untuk melihat bentuk dan kondisi kerongkongan dan perut Anda.
  2. Endoskopi, untuk memeriksa kelainan pada kerongkongan Anda.
  3. Tes probe asam rawat jalan, untuk mengidentifikasi kapan, dan untuk berapa lama, asam lambung kembali ke kerongkongan Anda.

Apa yang terjadi jika Anda membiarkan sakit maag tidak diobati?

Dokter biasanya mengobatinya dengan obat-obatan. GERD bisa menjadi masalah jika tidak diobati karena, seiring waktu, refluks asam lambung merusak jaringan yang melapisi kerongkongan, menyebabkan peradangan dan nyeri. Pada orang dewasa, GERD yang bertahan lama dan tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kerongkongan dan terkadang bahkan kanker.

Bagaimana saya tahu jika GERD saya parah?

Inilah saatnya untuk memanggil dokter:

  1. Sering mulas. Jika Anda sering mengalami mulas (lebih dari dua kali seminggu), Anda mungkin menderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
  2. Sakit perut.
  3. Cegukan atau batuk.
  4. Kesulitan Menelan.
  5. Mual atau muntah.
  6. Nyeri atau tekanan dada yang parah.
  7.  

Haruskah saya pergi ke UGD untuk GERD?

Meskipun nyeri dada sering merupakan gejala asam lambung atau GERD, jangan ragu untuk mengunjungi dokter atau ruang gawat darurat jika tampaknya lebih serius. Terkadang gejala GERD memerlukan perhatian segera. Seseorang yang mengalami salah satu dari berikut ini harus mencari perawatan medis segera: muntah yang teratur dan kuat.

Apa yang harus dilakukan jika Anda merasa menderita esofagitis?

Tergantung pada jenis esofagitis yang Anda alami, Anda dapat mengurangi gejala atau menghindari masalah berulang dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Hindari makanan yang dapat meningkatkan refluks.
  2. Gunakan kebiasaan minum pil yang baik.
  3. Menurunkan berat badan.
  4. Jika Anda merokok, berhentilah.
  5. Hindari obat-obatan tertentu.
  6. Hindari membungkuk atau membungkuk, terutama segera setelah makan.

Sisi mana yang harus saya tiduri dengan hernia hiatus?

Tip #1: Tidur di Sisi Kiri Anda Ini menempatkan perut di bawah kerongkongan, mengurangi asam lambung naik ke dalamnya.

Apa yang mengiritasi hernia hiatus?

Beberapa makanan, seperti minuman berkarbonasi, buah jeruk, dan banyak lagi, dapat meningkatkan gejala pada beberapa orang yang didiagnosis dengan hernia hiatus. Makanan lain, seperti gorengan berlemak, bermasalah bagi kebanyakan orang yang mengalami gejala GERD.