Bagian-bagian dan Contoh Sel Eukariotik

Isi

Pengertian Sel eukariotik adalah suatu yang merujuk kepada sel yang mempunyai nukleus (inti yang terbungkus membran).

Sel eukariotik adalah sel yang menjadi penyusun beberapa jenis organisme, seperti Animalia, Plantae, Fungi dan Protista. Salah satu ciri menonjol dari sel eukariotik adalah memiliki sistem endomembran dimana membran-membran kecil membungkus setiap organel-organel penyusun sel. Sel aukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks dibanding sel prokariotik.

Contoh sel eukariotik adalah:

  • Sel tanaman Oryza sativa (padi)
  • Sel jamur Rhyzopus oligosporus (jamur tempe)
  • Sel hewan Felis catus (kucing)

Hampir setiap organisme yang Anda kenal adalah eukariotik. Organisme bersel tunggal seperti ragi, paramecia dan amuba semuanya adalah contoh sel eukariotik. Rumput, kentang, dan pohon pinus semuanya eukariota, seperti halnya ganggang, jamur, dan cacing pita. Dan, tentu saja, lalat, lalat buah, dan Anda juga merupakan contoh organisme eukariotik.

Struktur Sel Eukariotik

  • Membran sel, adalah lapisan pembatas bagian dalam sel dengan lingkungan luarnya. Membran sel eukariotik terdiri dari lapisan lipid rangkap dua yang lebih dikenal sebagai lipid bilayer.
  • Sitoplasma, adalah bagian pengisi ruang antara inti dan membran plasma, terdiri dari sitosol, sitoskeleton, organel-organel sel serta substansi simpanan. Sitosol (cairan intraseluler) mengandung zat makanan yang terlarut, ion, protein, dan produk sisa metabolisme. Sitoplasma memiliki kandungan setidaknya 80% air dan biasanya tidak berwarna.
  • Nukleus, adalah otak dari sel sebab disinilah tempat pengendalian segala aktivitas sel. Nukleus biasanya berbentuk bulat besar yang terletak ditengah sel. Nukleus memiliki fungsi yang sangat vital bagi sel eukariotik sebab selain sebagai pengendali aktivitas sel, nukleus juga merupakan pembawa materi genetik serta mengontrol pembelahan sel.
  • Retikulum Endoplasma, adalah bagian yang berbentuk seperti jala yang berpusat pada endoplasma (sitoplasma bagian dalam). Fungsi dari retikulum endoplasma adalah untuk sintesis substansi kimia seperti protein, lipid, fosfolipid, dan steroid. Retikulum endoplasma juga berfungsi untuk transportasi protein tersebut ke kompleks golgi.
  • Ribosom, adalah bagian terkecil dari sel yang bertugas dalam melakukan proses sintesis protein. Ribosom terletak bebas di dalam sitoplasma dan ada juga yang menempel pada bagian sisi luar retikulum endoplasma kasar. Penyusun utama ribosom adalah protein dan RNA.
  • Kompleks Golgi (Aparatus Golgi/Badan Golgi), adalah salah satu komponen sel yang berukuran besar dan terletak di dekat retikulum endoplasma. Kompleks golgi bertanggung jawab atas proses sekresi sel, itu artinya dalam kompleks golgi terjadi proses pembentukan zat sekresi yang kemudian dikeluarkan dari tubuh sel.
  • Lisosom, adalah organel berbentuk gelembung bulat berdiameter antara 0,1-1,2 mikro meter yang didalamnya tersimpan enzim-enzim hidrolitik seperti protease, lipase, nuklease, fosfatase, dan enzim pencerna yang lain. Enzim hidrolitik yang terkandung didalam lisosom ini disebut lisozim.
  • Badan Mikro, adalah memiliki struktur yang hampir sama dengan lisosom, berbentuk bulat dan dilapisi sebuah membran, bedanya ada pada enzim pengisi. Badan mikro berisi enzim katalase dan oksidase. Enzim katalase tersimpan dalam badan mikro pada bagian yang disebut peroksisom dan berperan sebagai katalisator dalam penguraian hidrogen peroksida (H2O2) menjadi air (H2O).
  • Mitokondria, adalah pembangkit energi dari sel eukariotik. Mitokondria banyak terdapat pada sel-sel yang memerlukan energi seperti hati, otot dan saraf. Mitokondria berbentuk bulat dan agak panjang, yang disusun oleh lipoprotein. Mitokondria dilapisi oleh dua membran yang kuat, elastis, dan stabil. Membran bagian membentuk tonjolan-tonjolan pipih (krista) yang bertujuan untuk memperluas bidang permukaan. Ruangan di dalam mitokondria berisi cairan yang disebut matriks mitokondria yang kaya akan enzim pernafasan (sitokrom), DNA, RNA serta protein.
  • Kloroplas, adalah plastida yang mengandung banyak klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis. Klorofil (zat hijau daun) berperan dalam menangkap cahaya matahari yang akan diubah menjadi energi kimia. Di dalam membran dalam kloroplas terkandung cairan kaya protein yang disebut stroma.
  • Sentriol, adalah hanya dijumpai pada sel hewan, merupakan organel berbentuk silindris yang terletak dekat dengan permukaan luar nukleus. Sentriol berperan dalam orientasi arah pada proses pembelahan sel.

Reproduksi Sel Eukariotik

Pembelahan sel eukariotik secara tak langsung melalui tahapan dibedakan menjadi pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis. Mitosis yaitu pembelahan nukleus yang pada umumnya disertai dengan sitokinesis, pembelahan sitoplasma. Sel yang semula satu menjadi dua sel yang memiliki genetik yang sama dengan sel induk. Meiosis yaitu pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anakan dengan jumlah kromosom ½ kromosom induknya.

Siklus sel eukariotik terdiri dari empat fase. Fase S adalah tahap dimana terjadi sintesis DNA untuk mereplikasi kromosom dengan cara membentuk dua sister kromatid yang identik. Periode antara fase S dan awal mitosis (fase M) merupakan suatu gap, atau masa pertumbuhan, yang disebut fase G2 , Gap atau masa pertumbuhan lain yang disebut fase G1 terjadi antara fase M dan S dan menyempurnakan siklus yang terjadi.