Apakah Perbedaan antara Spermatogenesis dan Oogenesis ?

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, pada kali ini akan dijelaskan mengenai perbedaan yang ada diantara Spermatogenesis dan Oogenesis. Walaupun uraian ini singkat, tetapi semoga bermanfaat banyak buat kamu. Perbedaan spermatogenesis dan oogenesis pada manusia juga dapat dilihat pada penjelasan berikut:

SpermatogenesisOogenesis
Terjadi di saluran tubulus seminiferus di dalam testis.Terjadi di dalam folikel ovarium.
Menghasilkan 4 sel sperma fungsional (subur/fertil)Menghasilkan 1 sel ovum dan 3 sel polosit atau badan polar (badan kutub)
Jumlah sel anakan yang fungsional yaitu 4 sel spermaJumlah sel anakan yang fungsional hanya 1 sel yaitu ovum.
Setiap pembelahan meiosis menghasilkan selnanakan yang sama besar.Setiap pembelahan meiosis menghasilkan sel anakan yang tidak sama besar.
Proses spermatogenesis terjadi seumur hidup mulai saat masa akil balik sampai mati.Terjadi hanya sampai beberapa waktu tertentu, yaitu mulai saat masa akil balik (menstruasi) sampai menopause.
Dalam satu bulan dapat dihasilkan jutaan sperma yang fungsional.Dalam satu bulan hanya dapat dihasilkan 1 ovum (subur/fertil) dan 3 polosit (tidak subur/steril)

Pembentukan sel gamet pada suatu organisme baik hewan maupun tumbuhan disebut gametogenesis. Pada gametogenesis dibagi menjadi dua yaitu spermatogenesis dan oogenesis. Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma pada pria dengan cara pembelahan mitosis dan meiosis. Spermatogenesis pada sperma biasa terjadi di tubulus seminiferus/testis. Sedangkan tempat menyimpan sperma sementara, terletak di vas deferens. Proses pembentukan sperma atau spermatogenesis pada manusia sebagai berikut:

1 spermatogonium —-> 1 spermatosit primer —-> 2 spermatosit sekunder —-> 4 spermatid —-> 4 spermarozoa

Spermatogonium

Spermatogonium adalah tahap pertama pada spermatogenesis yang dihasilkan oleh testis. Spermatogonium terdiri dari 46 kromosom bersifat 2n/diploid (kromosom berpasangan).

Spermatosit primer

Spermatosit primer adalah hasil mitosis dari spermatogonium. Pada tahap ini tidak terjadi pembelahan melainkan pendewasaan. Spermatosit primer terdiri 46 kromosom dan bersifat 2n.

Spermatosit sekunder

Spermatosit sekunder adalah hasil meiosis I dari spermatosit primer. Spermatosit sekunder terdiri dari 23 kromosom dan bersifat n/haploid (kromosom tidak berpasangan).

Spermatid

Spermatid merupakan hasil meiosis II dari spermatosit sekunder. Spermatid terdiri dari 23 kromosom yang bersifat n / haploid (kromosom tidak berpasangan).

Sperma / spermatozoa

Sperma merupakan diferensiasi atau perubahan bentuk dari spermatid. Spermatid berubah menjadi sperma yang memiliki bagian-bagian seperti kepala, leher dan ekor. Sperma terdiri dari 23 kromosom dan bersifat n / haploid dan merupakan tahap sperma yang telah matang (fungsional).

Oogenesis adalah proses pembentukan ovum pada wanita dengan cara pembelahan mitosis dan meiosis. Oogenesis pada ovum biasa terjadi di ovarium. Proses pembentukan ovum / oogenesis pada manusia sebagai berikut:

1 oogonium —-> 1 oosit primer —-> 1 oosit sekunder dan 1 sel polosit  —-> 1 ootid dan 3 sel polosit —-> 1 ovum

Oogonium

Oogonium adalah tahap pertama pada spermatogenesis yang dihasilkan oleh ovarium. Oogonium terdiri dari 46 kromosom bersifat 2n/diploid (kromosom berpasangan).

Oosit primer

Oosit primer adalah hasil mitosis dari oogonium. Pada tahap ini tidak terjadi pembelahan melainkan pendewasaan. Oosit primer terdiri 46 kromosom dan bersifat 2n.

Oosit sekunder dan polosit

Oosit sekunder dan polosit adalah hasil meiosis I dari oosit primer. Oosit sekunder dan polosit terdiri dari 23 kromosom dan bersifat n/haploid (kromosom tidak berpasangan).

Ootid dan 3 sel polosit

Ootid dan 3 polosit adalah hasil meiosis II dari oosit sekunder dan polosit. Ootid dan 3 sel polosit terdiri dari 23 kromosom yang bersifat n / haploid (kromosom tidak berpasangan).

Ovum

Ovum merupakan diferensiasi atau perubahan bentuk dari ootid. Ovum terdiri dari 23 kromosom dan bersifat n / haploid dan merupakan tahap sperma yang telah matang (fungsional).

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis adalah:

  • Yang dihasilkan dari spermatogenesis 4 spermatozoa fungsional dari spermatosit primer sementara dari oogenesis adalah ovum tunggal dan 3 badan polar dari oosit primer.
  • Tidak ada kandungan makanan pada spermatogenesis sedangkan pada oogenesis ada.
  • Ukuran spermatogensis lebih kecil sedangkan oogenesis lebih besar.
  • Spermatogenesis merupakan produksi sel sperma pada laki – laki sedangakan oogenesis merupakan produksi ovum pada wanita.
  • Spermatogenesis terjadi pada testis pria sedangkan Oogenesis terjadi di ovarium perempuan.
  • Spermatogenesis dimulai dari spermatosit primer sedangkan Oogenesis dimulai dari oosit primer.
  • Siklus pada spermatogenesis berkelanjutan setelah masa pubertas sedangkan oogenesis terjadi pada pola siklik.
  • Spermatogenesis terjadi pada masa pubertas sedangkan oogenesis terjadi sebelum kelahiran, pada tahap perkembangan embrio.

Apa yang dimaksud Spermatogenesis

Spermatogenesis adalah proses di mana sel-sel germinal primordial pria yang disebut spermatogonium menjalani meiosis, dan menghasilkan sejumlah sel yang disebut spermatozoa. Salah satu sel awal dalam jalur ini disebut spermatosit primer.

Setiap spermatosit primer membelah menjadi dua spermatosit sekunder, dan masing-masing spermatosit sekunder menjadi dua spermatid atau spermatozoa muda. Sel ini berkembang menjadi spermatozoa matang, yang disebut sel sperma. Dengan demikian, spermatosit primer menghasilkan dua sel, spermatosit sekunder, dengan subdivisi yang menghasilkan empat spermatozoa.

Spermatogenesis

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma. Proses ini terjadi di dalam alat genital pria, yakni testis. Pembentukan sperma ini dimulai pada saat pubertas, ketika produksi hormon gonadotropin sudah cukup maksimal untuk merangsang pembentukan spermatozoa.

Pada mulanya, diwaktu masih dalam kandungan, sel-sel germinal primordial tampak pada tingkat perkembangan yang dini di antara sel endoderm di dinding kantung kuning telur di dekat allantois. Kemudian pada minggu ke-3 masa janin, mereka akan bermigrasi ke rigi urogenital yang saat itu tumbuh di daerah lumbal.

Semenjak dari dalam kandungan sampai masa pubertas nanti, sel-sel germinal primordial ini akan mengalami fase istirahat, sampai suatu saat ketika lumen tubulus seminiferus telah sempurna dibentuk pada pubertas, mereka akan berdiferensiasi menjadi spermatogonia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, spermatogonia itu berasal dari sel-sel germinal primordial tersebut.

Apa yang dimaksud Oogenesis

Oogenesis merupakan penciptaan ovum (sel telur) merupakan proses dari bentuk betina gametogenesis yang setara dengan jantan yakni spermatogenesis. Oogenesis berlangsung melibatkan pengembangan berbagai tahap reproduksi telur sel betina yang belum matang.

Oogenesis

Oogenesis adalah proses pembentukan sel; telur. Mula-mula dalam ovarium terjadi oosit primer yang kemudian membelah tidak sama besar dan terbentuk oosit sekunder (yang besar) dan benda kutub (yang kecil). Inti kedua sel tersebut sebenarnya sama besar, tetapi berbeda dalam jumlah plasma sel.