Perbedaan Organ dengan Kelenjar

Isi

Kelenjar adalah sejenis organ yang mengeluarkan hormon baik di dalam lokasi organ (kelenjar intrisik) misalnya, kelenjar susu. Atau ke beberapa organ target penting dalam tubuh (kelenjar ekstrinsik). mis., kelenjar aldrenal yang terletak di ginjal dan melepaskan aldrenalin ke jantung, kelenjar pituitari yang terletak di tengkorak dan mengeluarkan ADH ke nefron untuk mengendalikan kehilangan air. Dll.

Juga, kelenjar ekstrisik ini melepaskan sekresi mereka melalui saluran dan mereka disebut kelenjar saluran. Yang tanpa saluran disebut kelenjar tanpa saluran. kelenjar tanpa saluran melepaskan sekresi mereka langsung ke aliran darah dan membawa ke setiap bagian tubuh. Setelah organ yang memiliki reseptor hormon menerima pasokan darah yang mengandung hormon (zat yang disekresikan) organ akan diaktifkan untuk melakukan pesan tertentu yang dikodekan oleh kelenjar sekretori.

Organ adalah setiap zat tunggal dalam tubuh kita yang terdiri dari dua atau lebih jaringan untuk menjalankan fungsi tertentu. Jaringan adalah penyatuan dua atau lebih sel yang sama, misalnya, tulang, tendon dll.

Beberapa perbedaan yang ada diantara kelenjar dengan organ adalah:

  1. Kelenjar adalah sel khusus atau kelompok sel yang mensintesis dan mengeluarkan zat. Namun, organ adalah sekelompok jaringan terorganisir yang melakukan fungsi spesifik atau kelompok.
  2. Kelenjar selalu mengeluarkan zat tetapi tidak semua organ mengeluarkan zat.
  3. Kelenjar selalu struktur seperti tuba tetapi organ tidak selalu dalam sifat itu. Mis: hati adalah organ padat tetapi perut adalah organ berlubang.
  4. Kelenjar secara teknis merupakan kumpulan sel, yang memiliki tipe yang sama. Namun, banyak organ lain yang memiliki jenis sel yang berbeda. Ex-perut memiliki sel-sel peptik, sel-sel oxyntic dll.
  5. Organ yang terkait secara fungsional melakukan fungsi bersama sebagai unit yang disebut sistem organ, yang melibatkan homeostasis, tetapi kelenjar sendiri tidak selalu berfungsi bersama. Bahkan, kelenjar mengikuti mekanisme umpan balik untuk mengatur sekresi di sana.
  6. Hewan tidak bisa hidup tanpa organ vital tetapi, jika zat-zat penting diberikan secara eksternal, hewan itu bisa hidup tanpa kelenjar khusus itu.

Sebenarnya, kelenjar adalah nama yang lebih spesifik untuk organ. Organ adalah kelompok khusus sel yang bersama-sama melakukan fungsi tertentu. Sebuah kelenjar adalah jenis organ yang menghasilkan hormon. Contohnya kelenjar tiroid, hipofisis, atau pankreas. Semuanya menghasilkan hormon yang berbeda. dan berikut ulasan tentang perbedaan antara kelenjar dan organ.

Kelenjar

Kelenjar (bahasa Inggris: gland) adalah organ tubuh yang mensintesa suatu zat untuk dikeluarkan, misalnya hormon untuk sekresi ke dalam aliran darah (kelanjar endokrin), atau ke ruang-ruang di dalam tubuh maupun permukaan luar tubuh (kelenjar eksokrin). Kelenjar bisa dikategorikan dalam 2 jenis:

  • Kelenjar endokrin – kelenjar yang mengeluarkan produk mereka lewat lamina basalis dan tidak mempunyai saluran.
  • Kelenjar eksokrin – kelenjar yang mempunyai saluran untuk mengeluarkan produknya atau bermuara pada permukaan apikal. Kelenjar eksokrin bisa dikategorikan lagi dalam 3 jenis:
    • Kelenjar apokrin – bagian dari sel sekresi hilang ketika sekresi berlangsung. Istilah kelenjar apocrine sering dikaitkan dengan kelenjar apocrine keringat walaupun pernyataan ini diduga salah karena metode sekresinya tidak sama.
    • Kelenjar holokrin – seluruh sel hancur ketika sekresi berlangsung.
    • Kelenjar merokrin – sekresi dilakukan dengan eksositosis.

Kelenjar eksokrin juga dapat dikategorikan menjadi:

    • Kelenjar serosa – produknya bersifat encer dan seringkali kaya protein.
    • Kelenjar mukosa – produknya bersifat kental dan seringkali kaya karbohidrat.
    • Kelenjar minyak – produknya berupa lemak.

 

Apa_beda_antara_Kelenjar_dan_Organ
Apa_beda_antara_Kelenjar_dan_Organ

Organ

adalah kumpulan dari beberapa jaringan untuk melakukan fungsi tertentu di dalam tubuh sedangkan sistem tubuh adalah gabungan dari organ-organ tubuh yang menjalankan fungsi tertentu.

Organ hewan secara umum mencakup jantung, paru-paru, otak, mata, lambung, limpa, pankreas, ginjal, hati, usus, kulit, uterus, saluran urin, tulang, dll.

Organ tumbuhan mencakup akar, batang, daun, bunga, dan buah beserta biji. Selain itu, terdapat pula organ-organ aksesori, seperti trikoma (rambut daun atau batang), duri, dan sulur, atau organ-organ penyimpanan cadangan makanan/penyintas (survival), seperti umbi, rimpang, dan stolon.

Sekelompok organ berhubungan secara fungsional menyusun sistem organ. Organel adalah analog organ untuk struktur sub-seluler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *