Apakah Perbedaan Sirkuit Paru-Paru dan Sirkuit Sistemik ?

Perbedaan sirkuit paru-paru dan sirkuit sistemik adalah sebagai berikut:

  • dimana darah mengalir dari jantung ke paru-paru dan kembali sirkuit disebut sirkuit paru, sementara sirkuit di mana darah mengalir dari jantung ke jaringan tubuh dan sirkuit sistemik re-disebut.
  • Bila dibandingkan dengan sirkuit sistemik, semakin pendek sirkuit paru; paru-paru dan batang paru dari sekitar 6 inci.
  • arteri pulmonalis membawa sirkuit terdeoksigenasi darah, sedangkan sirkuit sistemik membawa darah beroksigen.
  • Sisi kanan jantung adalah sirkuit pompa, paru-paru dan sisi kiri jantung memompa sirkuit sistemik.
  • sirkuit paru menerima darah dari jaringan tubuh dan beredar melalui paru-paru sementara sirkuit sistemik menerima darah dari pembuluh darah paru dan memompanya ke aorta, darah beroksigen menyebar melalui tubuh.

Sirkuit sistemik membawa darah beroksigen dari jantung ke seluruh tubuh kemudian membawa darah terdeoksigenasi dari tubuh kembali ke jantung. Darah meninggalkan ventrikel kiri jantung melalui arteri yang disebut aorta, kemudian bergerak ke seluruh tubuh di mana oksigen ditukar dengan karbon dioksida pada jaringan pernapasan. Darah terdeoksigenasi diangkut kembali ke jantung melalui vena yang disebut vena cava.

Sirkuit paru mengangkut darah antara jantung dan paru-paru. Arteri paru membawa darah terdeoksigenasi dari ventrikel kanan ke paru-paru. Darah dioksigenasi di paru-paru di mana karbon dioksida ditukar dengan oksigen. Vena paru kemudian membawa darah kembali ke jantung untuk dipompa ke seluruh tubuh melalui sirkuit sistemik.

Sirkulasi paru mengacu pada sirkulasi darah di mana darah terdeoksigenasi dipompa dari jantung ke paru-paru dan darah teroksigenasi dikembalikan ke jantung. Sirkulasi paru hanya terjadi antara jantung dan paru-paru.

Sirkulasi sistemik mengacu pada sirkulasi darah di mana darah beroksigen dipompa dari jantung ke tubuh dan darah terdeoksigenasi dikembalikan ke jantung. Sirkulasi sistemik terjadi antara jantung dan seluruh tubuh.

Sirkulasi paru, sistem pembuluh darah yang membentuk sirkuit tertutup antara jantung dan paru-paru, yang dibedakan dari sirkulasi sistemik antara jantung dan semua jaringan tubuh lainnya. Pada siklus evolusi, sirkulasi paru pertama kali terjadi pada ikan paru-paru dan amfibi, hewan pertama yang mendapatkan jantung tiga bilik. Sirkulasi paru menjadi benar-benar terpisah pada buaya, burung, dan mamalia, ketika ventrikel dibagi menjadi dua kamar, menghasilkan jantung empat kamar.

Dalam bentuk ini, sirkuit paru dimulai dengan ventrikel kanan, yang memompa darah yang terdeoksigenasi melalui arteri pulmonalis. Arteri ini membelah di atas jantung menjadi dua cabang, ke paru-paru kanan dan kiri, di mana arteri lebih lanjut dibagi menjadi cabang yang lebih kecil dan lebih kecil sampai kapiler di kantung udara paru-paru (alveoli) tercapai.

Di kapiler darah mengambil oksigen dari udara yang dihembuskan ke kantung udara dan melepaskan karbon dioksida. Kemudian mengalir ke pembuluh darah yang lebih besar dan lebih besar sampai pembuluh darah paru-paru (biasanya berjumlah empat, masing-masing melayani seluruh lobus paru-paru) tercapai. Vena paru terbuka ke atrium kiri jantung. Bandingkan sirkulasi sistemik.

Apa itu Sirkuit Pulmoner (Paru-paru)

Dimulai dengan sirkuit pulmoner (paru-paru). Ventrikel kanan memompa darah ke paru-paru melalui katup pulmoner ke arteri pulmoner. Ketika darah melalui hamparan kapiler paru-paru kanan dan kiri, darah mengambil oksigen dan melepaskan karbondioksida.

Sirkuit Paru-Paru

Darah yang kaya oksigen akan kembali dari paru-paru melalui vena pulmoner ke atrium kiri jantung. Kemudian darah yang kaya mengalir ke dalam ventrikel kiri, ketika ventrikel kiri tersebut membuka dan atrium berkontraksi melalui katup atrioventrikel yang terletak di sambungan atrium dan ventrikel (katup mitralis). Selanjutnya ventrikel kiri akan memompa darah yang kaya oksigen keluar ke jaringan tubuh melalui sirkuit sistemik.

Apa itu Sirkuit Sistemik

Pada sirkuit sistemik, darah meninggalkan ventrikel kiri melalui aorta, yang mengirimkan darah ke arteri yang menuju seluruh tubuh. Cabang-cabang aorta kemudian menuju hamparan kapiler di kepala dan lengan (atau tungkai depan). Aorta terus memanjang kea rah posterior, sambil mengalirkan darah yang kaya oksigen ke arteri yagn menuju ke hamparan kapiler di organ abdomen dan kaki (tungkai belakang).

Sirkuit Sistemik

Didalam masing-masing organ tersebut, arteri akan bercabang menjadi arteriola, yang selanjutnya akan bercabang menjadi kapiler, dimana darah melepaskan banyak oksigennya yang mengambil karbon dioksida yang dihasilkan respirasi seluler. Kapiler akan menyatu kembali membentuk venula, yang akan mengirimkan darah ke vena.

Darah yang miskin oksigen dari kepala, leher dan tungkai depan disalurkan kedalam suatu vena besar disebut vena cava anterior (superior) dan vena cava posterior (inferior) mengalirkan darah dari bagian tubuh utama dan tungkai belakang. Kedua vena cava itu mengosongkan darahnya ke dalam atrium kanan, sebelum kemudian darah yang miskin oksigen itu mengalir ke dalam ventrikel kanan.

Beberapa perbedaan Sirkuit Paru-paru dan Sirkuit Sistemik

  1. Sisi kanan jantung adalah pompa sirkuit paru, dan sisi kiri jantung adalah pompa sirkuit sistemik.
  2. sirkuit paru menerima darah dari jaringan tubuh dan beredar melalui paru-paru, sedangkan sirkuit sistemik menerima darah dari vena pulmonalis dan pompa untuk aorta, yang menyebar darah beroksigen ke seluruh tubuh.
  3. Sirkuit di mana darah mengalir dari jantung ke paru-paru dan kembali disebut sirkuit paru, sedangkan sirkuit di mana darah mengalir dari jantung ke jaringan tubuh dan kembali disebut sirkuit sistemik.
  4. Bila dibandingkan dengan sirkuit sistemik, sirkuit paru lebih pendek; paru-paru dan batang paru terpisah sekitar 6 inci.
  5. Arteri sirkuit paru membawa darah terdeoksigenasi, sedangkan sirkuit sistemik membawa darah beroksigen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *