Apa Sajakah Macam-Macam Golongan Darah dan Penjelasannya ?

Golongan darah adalah sistem kimia kompleks yang ditemukan pada permukaan sel darah. Dua sistem golongan darah utama dalam praktik transfusi adalah sistem ABO dan tipe Rh (D). Identifikasi golongan darah yang benar adalah penting untuk mencegah reaksi setelah transfusi.

Jenis atau Macam-Macam Golongan Darah Adalah:

Golongan Darah A

Hanya memiliki Antigen A pada permukaan membran sel darah merah dan menghasilkan antibodi terhadap Antigen B. Orang dengan golongan darah A memiliki risiko mengalami penyakit kardiovaskular sebanyak 5 persen lebih tinggi dari pada golongan darah O. Tetapi angka kejadian penyakit jantung bawaan terlihat lebih rendah pada pemilik golongan darah A jika dibandingkan dengan golongan darah O

Golongan Darah B

Hanya memiliki antigen B pada permukaan membran sel darah merah dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A. Orang yang memiliki golongan darah B, maka orang tersebut memiliki antigen B pada sel darah merahnya sehingga dapat memproduksi antibodi A untuk melawan sel darah merah dengan antigen A.  Selain itu golongan darah orang tua juga berpengaruh terhadap golongan darah anaknya. Jika kedua orang tuanya memiliki golongan darah B dan B. Jika kedua orang tua memiliki golongan darah tersebut, maka anaknya akan memiliki golongan darah O atau B.

Golongan Darah AB

Memiliki antigen A dan antigen B pada permukaan membran sel darah merah serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun antigen B.

Golongan Darah O

Tidak memiliki antigen A maupun antigen B pada permukaan membran sel darah merah namun dapat menghasilkan antibodi terhadap antigen A dan antigen B. Golongan darah tipe O dalah golongan darah yang paling umum yang menyumbang 37%-53% orang dalam kelompok etnis dan ras berbeda.

Dalam sistem ABO, orang dapat menjadi salah satu dari empat kelompok – O, A, B atau AB, sedangkan dalam sistem Rh (D) mereka dapat berupa Rh (D) positif atau Rh (D) negatif. Setiap sistem diwarisi secara independen dari yang lain. Hasilnya, ada delapan golongan darah utama.

Donor negatif tipe O disebut sebagai “donor universal” karena dalam keadaan darurat sel darah merah mereka dapat ditransfusikan kepada orang yang memiliki golongan darah apa pun. Karena setiap pasien dapat menerima darah negatif tipe O, ada kebutuhan khusus untuk donor negatif O untuk memberikan secara teratur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *