Apakah Ciri-Ciri Umum Kelas Mamalia ?

Kita dapat menemukan ribuan spesies mamalia yang menempati dunia yang indah ini. Dan ilmuwan menemukan spesies baru dulu. Mamalia adalah vertebrata dan hewan berdarah hangat. Mereka memiliki karakteristik atau ciri-ciri berbeda yang jauh dari spesies hewan lainnya. Ciri unik dari keluarga mamalia adalah bahwa mereka memberi makan anak-anak mereka dengan susu yang diproduksi oleh kelenjar susu. Dan hampir semua mamalia melahirkan anak-anak mereka. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai ciri umum dari mamalia.

Karakter atau ciri mamalia yang mencolok adalah:

  1. Mamalia dapat dengan mudah diidentifikasi oleh telinga luar mereka.
  2. Wanita memiliki organ yang mensekresi susu untuk memberi makan anak-anak mereka sehingga mereka mudah diidentifikasi oleh kelenjar susu.
  3. Mamalia memiliki gigi.
  4. Selama perkembangan mamalia menggunakan plasenta mereka
  5. Beberapa mamalia ditemukan bertelur dan mamalia dengan kantong
  6. Rambut dan bulu pada tubuh juga membantu mengidentifikasi kelas mamalia dengan mudah
  7. Mamalia memiliki satu hati dengan beberapa arteri.

Struktur umum karakteristik mamalia adalah:

  1. Mamalia adalah vertebrata endotermik
  2. Memiliki rambut dan bulu pada tubuh
  3. Memiliki kelenjar susu
  4. Empat hati bilik
  5. Memiliki sebaceous (kelenjar yang mensekresi lemak), sudoriferus (keringat), dan kelenjar wangi.
  6. Memiliki dentasi heterodont (berbagai jenis gigi)
  7. Memiliki diafragma
  8. Memiliki satu tulang rahang
  9. Memiliki tiga tulang kecil di tengah telinga

Sebagian besar mamalia melahirkan keturunannya, tetapi ada beberapa mamalia yang tergolong ke dalam monotremata yang bertelur. Kelahiran juga terjadi pada banyak spesies non-mamalia, seperti pada ikan guppy dan hiu martil; karenanya melahirkan bukan dianggap sebagai ciri khusus mamalia. Demikian juga dengan sifat endotermik yang juga dimiliki oleh burung.

Monotremata tidak memilki puting susu, namun tetap memiliki kelenjar susu. Artinya, monotremata memenuhi syarat untuk masuk ke dalam kelas Mamalia. Perlu diketahui bahwa taksonomi yang sering digunakan belakangan ini sering menekankan pada kesamaan nenek moyang; diagnosa karakteristik sangat berguna dalam identifikasi asal usul suatu makhluk. Jika ada salah satu anggota Cetacea ternyata tidak memiliki karakteristik mamalia, maka ia akan tetap dianggap sebagai mamalia karena nenek moyangnya sama dengan mamalia lainnya.

Mamalia memiiki 3 tulang pendengaran dalam setiap telinga dan 1 tulang (dentari) di setiap sisi rahang bawah. Vertebrata lain yang memiliki telinga hanya memiliki 1 tulang pendengaran (yaitu, stapes) dalam setiap telinga dan paling tidak 3 tulang lain di setiap sisi rahang.

Mamalia memliki integumen yang terdiri dari 3 lapisan: paling luar adalah epidermis, yang tengah adalah dermis, dan paling dalam adalah hipodermis. Epidermis biasanya terdiri atas 30 lapis sel yang berfungsi menjadi lapisan tahan air.

Sel-sel terluar dari lapisan epidermis ini sering terkelupas; epidermis bagian paling dalam sering membelah dan sel anakannya terdorong ke atas (ke arah luar). Bagian tengah, dermis, memiliki ketebalan 15-40 kali dibanding epidermis.

Dermis terdiri dari berbagai komponen seperti pembuluh darah dan kelenjar. Hipodermis tersusun atas jaringan adiposa dan berfungsi untuk menyimpan lemak, penahan benturan, dan insulasi. Ketebalan lapisan ini bervariasi pada setiap spesies.

Hewan Mamalia

Contoh hewan mamalia pemakan tumbuhan antara lain adalah:

  • Gajah
  • Sapi
  • Domba
  • Kambing
  • Banteng
  • Jerapah
  • Antilop
  • Kerbau
  • Rusa

Contoh hewan mamalia pemakan daging antara lain adalah:

  1. Macan tutul
  2. Cheetah
  3. Cerpelai
  4. Singa
  5. Serigala
  6. Anjing
  7. Dubuk
  8. Kucing
  9. Harimau

Klasifikasi Mamalia

  • Monotremata (mamalia bertelur), family Tachyglossidae (landak semut), contohnya Tachyglossus aculeatus dan family Ornithorhynchidae ( paltipus hewan berparuh bebek ), contohnya Ornithorhynchus anatinus.
  • Phalidota (trenggiling), contohnya trenggiling berekor panjang (Manis tetradactyla) dan trenggiling jawa (manis javanica).
  • Carnivora (singa, harimau, anjing), contohnya serigala (Canis lupus), singa (Panthera leo), kucing (felis silvestris).
  • Primata (lemur, wau-wau, anjing) dibagi menjadi beberapa family seperti Lemuridae contohnya lemur kerdil ekor ekor gemuk (Cheirogaleus medius), Cercopithecidae contohnya monyet rhesus (Macaca mulatta), Pongidae contohnya gorilla (Gorilla gorilla), simpanse (Pan troglodytes), orangutan Kalimantan (pongo pygmaeus), hominidae contohnya manusia (Homo Sapiens).
  • Marsupialia ( mamalia berkantong ), contohnya kuskus (Phalanger sp) kanguru merah raksasa (Megaleia rufa) dan koala (Phascolarctos cinereus).
  • Insectivora (pemakan serangga), contohnya tikus mondok (Talpa europea) dan celurut rumah (Crocidura russula).
  • Tupaioidea (tupai) contohnya tupai ekor jambul (Dendrogale melanura). Tupai panah (Dendrogale murina).
  • Rodentia ( hewan pengerat ), contohnya bajing merah (Sciurus vulgaris) dan tikus rumah (Mus musculus).
  • Edentata (kukang armadillo), contohnya pemakan semut (Myrmecophaga tridactyla) dan tubuh berperisai sisik (Daypus novermcincius).

Peranan Mamalia

  • Dapat dijadikan penjaga rumah dan pelacak jejak contohnya anjing.
  • Sebagai alat transportasi contohnya kuda penarik soda, sapi penarik gerobak dan unta.
  • Barang kerajinan, contohnya tanduk yang dibuat sendok, gantungan kunci, sisir dan tusuk konde.
  • Hiburan seperti permainan sirkus, contohnya pada kuda, singa, gajah, harimau dan lumba-lumba.
  • Bisa digunakan dalam pertanian yakni dengan membajak tanah sawah, contohnya kerbau.
  • Sebagai bahan wol contohnya domba.
  • Dapat memberantas serangga ( nyamuk ) contohnya kelelawar.
  • Dikonsumsi sebagai sumber gizi yang banyak khususnya protein misalnya susu dan daging , contohnya sapi, kambing dan kuda.