Jelaskan Dampak Positif Mobilitas Sosial

Dampak positif mobilitas sosial adalah :

  • Mendorong seseorang untuk menjadi lebih maju karena adanya kesempatan untuk pindah strata.
  • Integrasi sosial meningkat, Level baru tentunya akan banyak tantangan baru yang berbeda, ini akan mendorong masyarakat untuk selalu mencoba hal-hal baru dan baik.
  • Mempercepat tingkat perubahan nasional ke arah yang lebih baik.
  • Meningkatkan produktivitas, tentunya dengan jabatan baru seseorang, akan membuatnya semakin semangat dalam bekerja sehingga menggapai jenjang berikutnya yang lebih tinggi.
  • Apabila penyesuaian dapat dilakukan, akan meningkatkan integrasi sosial.
  • Perubahan sosial lebih baik, Mobilitas sosial yang naik tentunya akan mengangkat harkat dan martabat seseorang, ini juga yang akan mendorong yang lainnya untuk berlomba, karena mobilitas sosial di masyarakat/ lingkungan pekerjaan selalu dinamis.

Pengertian mobilitas sosial

Pengertian mobilitas sosial adalah suatu hal yang menunjukkan perpindahan posisi seseorang atau sekelompok orang dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain. Seseorang yang mengalami perubahan kedudukan (status) sosial dari suatu lapisan ke lapisan lain baik menjadi lebih tinggi maupun menjadi lebih rendah dari sebelumnya atau hanya berpindah peran tanpa mengalami perubahan kedudukan disebut mobilitas sosial.

Yang dimaksud mobilitas sosial adalah suatu proses sesuatu yang mengalami perubahan, pergeseran, peningkatan atau penurunan status, serta peran dari anggotanya. Jika mobilitas sosial terjadi hal ini dapat mendorong integrasi sosial. Dikatakan seseorang melakukan mobilitas sosial ialah ketika orang tersebut akan memasuki kelompok sosial baru dengan menyesuaikan diri terhadap nilai dan norma yang berlaku pada kelompok tersebut.

Pengertian mobilitas sosial menurut para ahli

Pengertian mobilitas sosial menurut Soerjono Soekanto

Mobilitas sosial ialah  suatu gerak dalam struktur sosial yaitu pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial

Pengertian mobilitas sosial menurut H. Edward Ransford

Menurut pendapat dari H. Edward Ransford pengertian dari mobilitas sosial ialah perpindahan ke atas atau kebawah dalam lingkungan sosial secara hirarki

Pengertian mobilitas sosial menurut Robert M.Z. Lawang

Pengertian dari mobilitas sosial menurut Robert .M.Z. Lawang ialah perpindahan posisi dari lapisan yang satu ke lapisan yang lainnya atau dari satu dimensi ke dimensi yang lainnya

Dampak negatif mobilitas sosial

  • Seseorang yang melakukan mobilitas sosial akan mengalami gangguan psikologis jika ia tidak bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang baru ia alami seperti halnya turun jabatan.
  • Rasa takut yang timbul jika jabatannya turun, atau bahkan mengakibatkan stres/depresi
  • Berkurangnya solidaritas kelompok, jika seseorang melakukan mobilitas sosial ia akan cenderung jauh dari kelompok yang sebelumnya menjadi lingkungannya.
  • Rasa solidaritas yang berkurang akibat ingin menjadi yang terbaik.
  • Terjadinya konflik antar kelas sosial yang dialami pada seseornag yang melakukan mobilitas sosial seperti perbedaan kepentingan hal ini akan memicu terjadinya suatu konflik.

Bentuk Mobilitas Sosial adalah :

  • Mobilitas Sosial Vertikal, perpindahan status sosial yang terjadi bisa menjadi lebih tinggi (naik) maupun lebih rendah (turun). Makanya, mobilitas vertikal adalah perpindahan status sosial yang dimiliki seseorang atau kelompok ke status sosial lain yang tidak sederajat dari sebelumnya.
  • Mobilitas Sosial Horizontal, dalam mobilitas horizontal, perpindahan status sosial yang dialami seseorang atau kelompok tidak akan mengubah derajat sosialnya atau akan tetap sejajar seperti sebelumnya.

Faktor pendorong mobilitas sosial adalah :

  • Struktural, faktor ini terkait dengan kesempatan seseorang untuk menempati sebuah kedudukan serta kemudahan untuk memperolehnya. Kalau di Indonesia sih struktur masyarakatnya sangat terbuka.
  • Individu, terkait dengan kualitas individu yang dilihat dari segi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Manusia ‘kan dilahirkan dalam status sosial yang dimiliki orang tuanya tuh. Nah, jika seseorang tidak puas dengan status sosial yang diwariskan, ia dapat berusaha untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi. Namun, dia harus berpendidikan terlebih dahulu agar menjadi individu yang berkualitas.
  • Ekonomi, jika situasi ekonomi dalam masyarakat cenderung baik maka mobilitas sosial pun dapat terwujud. Kondisi ekonomi yang baik membuat masyarakat mudah memperoleh modal, pendidikan, dan kesempatan lainnya. Tapi, kalau kondisi ekonominya buruk, masyarakat akan memiliki pendapatan terbatas sehingga sulit untuk memenuhi seluruh kebutuhannya dan mobilitas sosial tidak akan bisa terjadi.
  • Politik, faktor yang satu ini sangat bergantung pada situasi politik suatu negara. Keadaan negara yang tidak stabil akan memengaruhi kondisi keamanannya. Untungnya saat ini kondisi keamanan Indonesia sedang baik nih gengs sehingga roda pembangunan pun dapat berjalan. Dengan begitu, ketersediaan dan kemudahan dalam bekerja juga lebih baik sehingga masyarakat mampu melakukan mobilitas sosialnya.
  • Kependudukan, masalah kependudukan seperti ini mendorong individu dan pemerintah untuk mengarahkan masyarakat agar bermigrasi ke daerah lain sehingga mobilitas sosial pun terjadi.

Faktor penghambat mobilitas sosial adalah :

  • Kemiskinan, Masyarakat yang mengalami kemiskinan akan kesulitan untuk mencapai status sosial tertentu. Salah satu penyebab kemiskinan adalah pendidikan yang rendah. Dengan pendidikan yang rendah, kualitasnya sebagai sumber daya manusia pun juga menjadi rendah. Akibatnya, kemampuannya untuk bersaing dalam mendapatkan pekerjaan menjadi terbatas.
  • Diskriminasi, adalah membedakan perlakuan terhadap sesama karena alasan beda bangsa, suku, ras, agama, dan golongan.
  • Perbedaan Jenis Kelamin (Gender), Membeda-bedakan jenis kelamin, seperti memiliki pandangan bahwa derajat laki-laki lebih tinggi daripada wanita juga bisa menghambat mobilitas sosial.