Jelaskan Perbedaan antara Jamur dan Parasit

Perbedaan Jamur dan Parasit adalah:

  • Jamur milik Kingdom tunggal yang disebut Fungi, sedangkan parasit milik beberapa Kerajaan termasuk Bakteri, Protozoa, Fungi dan Animalia.
  • Semua parasit menyebabkan cedera atau penyakit untuk tuan rumah mereka, sedangkan hanya beberapa spesies jamur menyebabkan penyakit pada manusia dan tanaman.
  • Beberapa jamur dianggap sebagai parasit.
  • Berbeda dengan parasit, spesies jamur tertentu memiliki nilai komersial (misal: ragi, jamur dll).

Apa itu jamur ?

Pengertian jamur adalah merupakan sesuatu yang merujuk kepada tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif.

Jamur adalah menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya. Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen. Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.

Cara hidup jamur

Cara hidup jamur adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken.

Habitat Jamur

Jamur berhabitat pada bermacam-macam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. Jamur dibedakan menjadi 4 divisio, yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Beberapa jamur dari genus Psilocybe terkenal dapat menyebabkan halusinasi dan sekarang dilarang di Indonesia.

Perbedaan parasit dengan saprofit

Saprofit adalah cara hidup menumpang pada sisa makhluk hidup lain, misalnya jamur saprofit, tanaman anggrek yang hidup menumpang pada sisa batang lapuk, dan sebagainya. Parasit adalah cara hidup menumpang pada makhluk hidup lain dan merugikan makhluk yang ditumpangi, misalnya benalu pada tumbuhan inang. Akar benalu menusuk sampai jaringan pengangkut pada tumbuhan inang.

Perbedaan jamur dan parasit

Apa itu Parasit ?

Pengertian parasit adalah merupakan suatu organisme yang hidup pada atau di dalam makhluk hidup lain (disebut inang) dengan menyerap nutrisi, tanpa memberi bantuan atau manfaat lain padanya. Contoh parasit misalnya cacing di dalam perut dan protozoa Plasmodium (penyebab malaria) di dalam darah. Parasit dapat menyerang manusia dan hewan, serta menurunkan produktivitas inang yang ditumpanginya. Ilmu yang mempelajari parasit disebut parasitologi.

Parasitoid adalah parasit yang menggunakan jaringan dari organisme lain untuk kebutuhan nutrisi mereka sampai inang yang ditumpangi meninggal karena kehilangan jaringan atau nutrisi yang dibutuhkan. Parasitoid juga diketahui sebagai necrotroph.

Apa pengertian infeksi parasit ?

Infeksi parasit adalah merupakan sesuatu yang merujuk kepada pertumbuhan atau serangan organisme parasit terhadap organ tubuh manusia sehingga menyebabkan penyakit. Parasit merupakan organisme yang hidup dari organisme lain. Infeksi parasit biasanya terjadi karena organisme tersebut masuk ke dalam tubuh melalui mulut atau kulit.

Parasit yang masuk melalui mulut dan tertelan dapat bertahan di dalam usus, atau membuat lubang dalam dinding usus sehingga menyerang organ lain. Sedangkan infeksi parasit melalui kulit, terjadi karena gigitan vektor (penyebar penyakit), misalnya serangga yang membawa parasit.

Gejala Infeksi Parasit

Gejala infeksi parasit pada manusia tergantung dari jenis parasit yang menyerang dan berkembang di dalam tubuh. Trikomoniasis yang disebarkan melalui hubungan seksual sering kali tidak menimbulkan gejala. Bila muncul gejala, dapat berupa iritasi, gatal dan kemerahan pada kulit sekitar kelamin, serta keluar cairan yang tidak biasa dari area kelamin. Infeksi parasit protozoa juga dapat menimbulkan gangguan saluran pencernaan, seperti pada penyakit giardiasis, yang gejalanya berupa diare, sakit perut tinja berminyak, hingga dehidrasi.

Gejala lain dapat muncul pada infeksi parasit, misalnya infeksi Toxoplasma, yang menimbulkan gejala mirip flu, seperti nyeri otot dan pembengkakan kelenjar getah bening. Gejala ini dapat bertahan sampai satu bulan.

3 jenis cacing yang menjadi parasit dalam tubuh manusia, adalah:

  • Platyhelminthes atau cacing pipih, termasuk cacing hisap (trematoda) dan cacing pita penyebab taeniasis dan sistiserkosis.
  • Acanthocephala atau cacing kepala duri.
  • Nematoda, termasuk cacing gelang yang menyebabkan penyakit ascariasis, cacing kremi, dan infeksi cacing tambang, dan strongyloidiasis.

Pencegahan Infeksi Parasit

  • Mengonsumsi air dalam kemasan.
  • Berhati-hati jangan sampai tertelan air dari sungai, kolam, atau danau.
  • Melakukan hubungan seksual yang aman.
  • Mencuci tangan hingga bersih, terutama setelah menyentuh makanan mentah atau buang air besar.
  • Memasak makanan sampai matang┬ásempurna.