Perbedaan antara Embrio dan Janin

Isi

Perbedaan Embrio dan Janin adalah:

  • Janin mulai membentuk kaki untuk memperoleh seluruh bentuk bayi sedangkan embrio telah mendefinisikan semua bagian tubuh.
  • Pembentukan embrio terjadi pada saat sel telur dan sperma bertemu sedangkan fase janin terjadi setelah fase embrio.
  • Embrio adalah nama yang diberikan kepada makhluk dari konsepsi sampai 8 minggu pertama kehamilan. Sedangkan dari 8 minggu dan seterusnya sampai hari kelahiran itu adalah janin, bukan embrio.
  • Janin memiliki semua organ internal sementara embrio masih berkembang
  • Embrio bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop sedangkan janin bisa dilihat dalam kandungan melalui mesin USG.
  • Periode embrionik bisa disebut sebagai landasan bayi (calon janin) sementara janin bisa disebut calon bayi.

Perbedaan antara embrio dan janin berkaitan dengan fase perkembangan bayi yang berbeda. “Embrio didefinisikan sebagai kehamilan yang berkembang dari saat pembuahan hingga akhir minggu kedelapan kehamilan, ketika itu dikenal sebagai janin,”

Selama periode embrionik, sel-sel mulai mengambil fungsi yang berbeda. Otak, jantung, paru-paru, organ-organ internal dan lengan dan kaki mulai terbentuk. Setelah bayi menjadi janin, pertumbuhan dan perkembangan ditujukan untuk mempersiapkan bayi seumur hidup di luar.

Embrio mengacu pada tahap pertama perkembangan bayi sejak saat pembuahan. Ini disebut janin dari minggu ke delapan konsepsi. Ada perbedaan perkembangan antara dua tahap dan banyak perbedaan yang dihadapi ibu saat ia membawa mereka.

Embrio adalah hal pertama yang Anda perhatikan ketika Anda menjalani tes kehamilan. Ini adalah ukuran biji wijen pada saat Anda pergi untuk USG pertama Anda. Pada minggu kelima perkembangan, embrio akan menampilkan detak jantung pada ultrasound awal. Seiring berjalannya waktu, embrio kecil akan mengembangkan tunas dalam bentuknya yang berkembang menjadi tangan dan kaki. Ini juga merupakan waktu ketika tabung saraf mulai berkembang.

Tabung saraf kemudian berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Selama masa ini, embrio yang sedang berkembang mendapatkan semua makanannya dari jaringan rahim atau amnion. Plasenta juga mulai berkembang pada tahap ini. Plasenta adalah jalur kehidupan di mana bayi Anda akan mendapatkan oksigen dan makanan dari tubuh Anda.

Sang ibu mengalami sejumlah gejala fisik pada tahap ini. Ini mungkin termasuk mual, lesu, dan kurang nafsu makan. Karena sebagian besar organ penting janin Anda berkembang selama tahap embrio, trimester pertama kehamilan sangat penting. Meskipun Anda mungkin merasa mual dan lesu, makanlah makanan bergizi dalam porsi yang lebih kecil. Istirahat sangat penting pada tahap ini dan Anda harus benar-benar menghindari alkohol, merokok, dan kafein, apa pun caranya.

Anda juga harus berhati-hati dalam mengonsumsi vitamin prenatal seperti asam folat. Penting juga bagi Anda untuk melakukan olahraga ringan dalam jumlah yang sehat pada tahap ini.

Anda juga harus berhati-hati pada tahap ini karena sebagian besar keguguran terjadi selama trimester pertama. Mungkin ada masalah di dalam sel telur atau sperma yang menyebabkan defisiensi kromosom pada embrio. Ini dapat menyebabkan keguguran pada tahap awal.

Embrio mulai berkembang menjadi janin sejak minggu kedelapan dan seterusnya. Begitu embrio mencapai tahap janin, organ-organ lain seperti hati, otak dan ginjal mulai berfungsi di dalam tubuh mungil itu. Anda juga bisa melihat perbedaan kecil antara jari dan jari kaki. Ini juga merupakan waktu ketika genitalia eksternal terlihat pada USG. Tentu saja, mata dokter yang terlatih akan dapat mengidentifikasinya lebih baik daripada yang Anda lakukan pada layar ultrasonografi!

Gejala fisik ibu akan sedikit mereda selama waktu ini. Namun, beberapa wanita memang memiliki gejala terus menerus bahkan pada tahap ini. Pada dasarnya, bayi Anda disebut sebagai embrio hingga 8 minggu setelah pembuahan.

Embrio

Apa itu embrio ?

Embrio adalah merupakan sesuatu yang merujuk kepada sebuah eukariota diploid multisel dalam tahap paling awal dari perkembangan.

Dalam organisme yang berkembang biak secara seksual, ketika satu sel sperma membuahi ovum, hasilnya adalah satu sel yang disebut zigot yang memiliki seluruh DNA dari kedua orang tuanya. Dalam tumbuhan, hewan, dan beberapa protista, zigot akan mulai membelah oleh mitosis untuk menghasilkan organisme multiseluler. Hasil dari proses ini disebut embrio.

Pada manusia, terbentuk embrio (mudigah) antara umur 3-5 minggu masa kehamilan dan sudah tampak rancangan bentuk alat-alat tubuh.

Janin

Apa itu janin ?

Janin adalah merupakan sesuatu yang merujuk kepada mamalia yang berkembang setelah fase embrio dan sebelum kelahiran. Dalam bahasa Latin, fetus secara harfiah dapat diartikan “berisi bibit muda, mengandung”.

Pada manusia, janin adalah berkembang pada akhir minggu kedelapan kehamilan, sewaktu struktur utama dan sistem organ terbentuk, hingga kelahiran. Janin disebut juga Calon Bayi.

Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, adalah kira-kira 280 hari (40 minggu) dan tidak lebih dari 300 hari (43 minggu). Kehamilan dibagi menjadi tiga triwulan, triwulan I dimulai dari konsepsi sampai 12 minggu, triwulan II dari 12 sampai 28 minggu dan triwulan III dari 28 sampai 40 minggu.[2] Kehamilan terhitung dari hari pertama haid terakhir.

Pada Minggu ke-12/ Bulan ke-3. Embrio menjadi janin. Denyut jantung terlihat pada USG. Mulai ada gerakan. Sudah ada pusat tulang, kuku, ginjal mulai memproduksi urin.