Apa perbedaan senyawa dan unsur

Perbedaan antara unsur dengan senyawa adalah :

  • Jika unsur Sifat-sifatnya kerap berubah secara penuh saat menjadi bagian dari sebuah senyawa, sedangkan senyawa Memiliki sifat yang berbeda dengan sifat yang dimiliki elemen penyusunnya.
  • bila unsur 117 elemen sampai saat ini sudah diketahui, dikelompokkan menjadi metal, non-metal dan metaloid, sedangkan senyawa Jumlahnya tak terbatas.
  • Jika unsur zat murni yang hanya terdiri dari 1 jenis atom, sedangkan senyawa secara kimia tersusun dari 2 jenis unsur maupun lebih yang terikat secara bersama-sama.
  • bila unsur tidak bisa diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana, sedangkan senyawa bisa diuraikan menjadi elemen penyusun dengan menggunakan reaksi kimia biasa.

Apa itu Unsur ?

Pengertian unsur adalah sesuatu yang merujuk kepada zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan menjadi zat-zat lain. Beberapa contoh unsur adalah oksigen, nitrogen, hidrogen, besi, aluminium, emas, perak, raksa, dan platina. Unsur-unsur alam tersebut umumnya terdapat dalam bentuk senyawa, seperti halnya hidrogen sebagai contoh terdapat di dalam air dan karbohidrat.

Beberapa unsur seperti oksigen, nitrogen, belerang, emas, dan platina di samping sebagai senyawa juga terdapat dalam keadaan bebas. Sebagaimana kita ketahui, oksigen dan nitrogen terdapat dalam udara, unsur sendiri dibedakan atas logam dan non logam.

Contoh unsur logam adalah :

  • aluminium
  • esi (ferum)
  • emas (aurum)
  • perak (arguntum)
  • raksa (hidrargirum).

Sifat unsur logam adalah :

  • Kecuali raksa, semuanya berupa zat padat pada suhu kamar (25 derajat Celcius)
  • Mengkilap jika digosok
  • Dapat ditempa atau bersfat malleable serta dapat diregangkan atau berisfat ductile
  • Merupakan konduktor listrik dan panas

Contoh unsur non logam adalah :

  • nitrogen
  • oksigen
  • karbon
  • belerang (sulfur)
  • klorin.

Sifat Unsur non logam adalah:

  • Bukan konduktor listrik atau panas, kecual grafit (salah satu bentuk karbon)
  • Tidak mengkilap walau digosok, kecuali intan (suatu bentuk lain dari karbon)
  • Ada yang berupa zat padat, zat cair, atau zat gas pada suhu kamar (25 derajat Celcius)
  • Yang berupa zat padat umumnya rapuh, seperti arang (karbon)

Perbedaan unsur logam dan unsur non logam

Unsur logam dan non logam dapat dibedakan dari nama ilmiahnya : unsur yang namanya berakhir denga ium atau um adalah logam, kecuali helium, selenium, dan telurium. Unsur yang merupakan peralihan dari logam ke nonlogam mempunyai baik sifat logam maupun sifat nonlogam, disebut juga unsur metanoid. Contohnya adalah silikon, boron, dan arsen.

Apa itu senyawa ?

Senyawa adalah sesuatu yang merujuk kepada zat tunggal yang terdiri dari dua atau lebih unsur dan dapat diuraikan melalui bantuan reaksi kimia. Senyawa terbentuk atas ikatan dua atau lebih unsur yang memiliki sifat berbeda dari unsur-unsur penyusunnya.

Contoh dari senyawa adalah :

  • air
  • karbohidrat
  • garam
  • gula pasir.

Rumus Kimia Senyawa

Salah satu cara menentukan suatu zat apakah senyawa atau bukan dapat dilihat dari rumus kimia. Rumus kimia atau yang juga disebut dengan rumus molekul adalah suatu sistem penamaan senyawa kimia untuk memberikan penjelasan mengenai susunan jumlah atom penyusunnya. Sistem penamaan menggunakan rumus kimia yang paling sederhana disebut dengan rumus empiris yang hanya menggunakan huruf dan angka saja.

Sistem rumus kimia adalah dengan cara menuliskan nama kimianya dengan mengikutsertakan jumlah atom pada unsur-unsur yang terdapat pada senyawa. Contoh penamaan senyawa menggunakan rumus kimia adalah glukosa yang mempunyai rumus kimia C6H12O6.

Air merupakan suatu senyawa yang terdiri atas hidrogen dan oksigen yang saling terikat karena adanya ikatan kimia. Hidrogen bersifat mudah terbakar karena berbentuk zat gas, sedangkan oksigen adalah suatu unsur yang memiliki fungsi sebagai zat pembakar.

Sifat senyawa adalah :

  • Dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana.
  • Tergolong zat tunggal.
  • Tersusun dari dua jenis unsur atau lebih dengan perbandingan tertentu.
  • Mempunyai sifat tertentu yang berbeda dari unsur penyusunnya.

Jenis-Jenis Senyawa adalah :

  • Senyawa Ionik, adalah senyawa Kimia yang terbentuk dari unsur-unsur berupa Ion. Ikatan Ion ini terbentuk menjadi satu bagian dengan menggunakan proses gaya Elektrostatik. Senyawa Ionik merupakan jenis Senyawa yang memiliki sifat Netral secara menyeluruh, dengan pembentukan antara Ion Positif (Kation) dengan Ion Negatif¬†(Anion). Contoh Senyawa Ionik, yaitu Natrium Klorida (Na+) dengan (Cl-), Kalium Klorida (K+) dengan (Cl-), dan Lain-lainnya.
  • Senyawa Oksida, adalah tersusun antara Unsur Oksigen dengan Unsur Lain-lainnya, Senyawa jenis ini terdapat Unsur Oksida, yang terbentuk karena suatu Oksigen di udara.
  • Senyawa Organik, adalah terbentuk dan tersusun antara Karbon dan Hidrogen sebagai Unsur utamanya. Namun dalam jenis Unsur ini juga, terdapat beberapa unsur-unsur lainnya, yaitu berupa Belerang, Fosfor, Oksigen, dan Helogen.
  • Senyawa Asam, adalah memiliki rumus, yaitu HA. Senyawa ini apabila dilarutkan kedalam Air, maka akan memiliki pH dibawah 7, Senyawa Asam akan memberikan Ion H+ pada Senyawa lain-lainnya (Basa).
  • Senyawa Basa, adalah yang terbentuk dan menyerap Ion H+ dengan pH lebih besar dari 7, dan melepaskan Ion OH+.