Apakah Contoh Gelombang Longitudinal ?

Pengertian Gelombang longitudinal adalah gelombang yang memiliki arah getaran yang sama dengan arah rambatan. Artinya arah gerakan medium gelombang sama atau berlawanan arah dengan perambatan gelombang. Gelombang longitudinal mekanis juga disebut sebagai gelombang mampatan atau gelombang kompresi.

Contoh-contoh gelombang longitudinal adalah gelombang suara dan gelombang-P seismik yang disebabkan oleh gempa dan ledakan. Persamaan Maxwell mengindikasikan gelombang elektromagnetik berbentuk gelombang transversal dalam ruang hampa, namun gelombang elektromagnetik dalam medium plasma bisa berbentuk transversal, longitudinal, atau campuran keduanya.

Contoh gelombang longitudinal paling umum adalah gelombang akustik. Dalam gelombang akustik, molekul udara memampatkan dan mengembang di sepanjang arah rambat gelombang yang menghasilkan area tekanan tinggi dan rendah. Contoh umum lainnya adalah slinky yang ditarik yang didorong sedikit sepanjang sumbu slinky. Kompresi ringan akan menghasilkan gelombang longitudinal. Contoh praktis lainnya adalah gelombang P seismik. Akhirnya, gelombang longitudinal yang lebih eksotis adalah gelombang alfven dalam plasma yang terikat oleh medan magnet dalam studi magnetohydrodynamics.

Gelombang Longitudinal

Gelombang longitudinal, gelombang yang terdiri dari gangguan atau getaran periodik yang terjadi dalam arah yang sama dengan gerak gelombang. Pegas melingkar yang dikompresi di satu ujung dan kemudian dilepaskan mengalami gelombang kompresi yang menempuh panjangnya, diikuti oleh peregangan; suatu titik pada setiap kumparan pegas akan bergerak dengan gelombang dan kembali di sepanjang jalur yang sama, melewati posisi netral dan kemudian membalikkan gerakannya lagi.

Suara yang bergerak di udara juga memampatkan dan mengurangi gas ke arah perjalanan gelombang suara saat mereka bergetar bolak-balik. Gelombang seismik P (primer) juga longitudinal.

Dalam gelombang longitudinal, setiap partikel materi bergetar tentang posisi istirahat normal dan sepanjang sumbu perambatan, dan semua partikel yang berpartisipasi dalam gerakan gelombang berperilaku dengan cara yang sama, kecuali bahwa ada perubahan progresif dalam fase (qv) getaran —Yaitu, setiap partikel menyelesaikan siklus reaksinya di lain waktu. Gerakan gabungan menghasilkan kemajuan daerah bergantian kompresi dan penghalusan dalam arah propagasi.

Apa itu gelombang longitudinal

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang memiliki arah getaran yang sama dengan arah rambatan. Artinya arah gerakan medium gelombang sama atau berlawanan arah dengan perambatan gelombang. Gelombang longitudinal Adalah gelombang yang memiliki arah getar searah dengan arah perarambatnya .

Contoh Gelombang Longitudinal sebagai berikut :

1) Gelombang pada slinki

Gelombang pada slinki yang ditarik atau ditekan. panjang gelombang pada gelombang longitudinal didefinisikan sebagai jarak antara dua pusat rapatan yang berdekatan atau jarak antara dua pusat renggangan yang berdekatan. Ketika slinki digerakkan maju-mundur maka pada slinki akan terbentuk rapatan dan renggangan .

  • Rumusnya adalah:

V= λ f                                      V= λ/T

Keterangan:
T = periode gelombang
V = cepat rambat gelombang (m/s)
λ= panjang gelombang (m)
f = frekuensi gelombang (Hz)

  • Contoh Soal: sebuah slinki me4nghasilkan gelombang longitudinal dengan jarak antara pusat rapatan dan pusat renggangan yang berdekatan 20cm. Jika frekuensi gelombang 60Hz,tentukan cepat rambat gelombang?

JAWAB : jarak antara pusat rapatan dan renggangan yang berdekatan sama dengan  setengah panjang gelombang  ½ λ . Jadi
½ λ = 20cm
λ = 40cm = 0,4m
f = 60Hz
Cepat rambat gelombang dihitung dengan persamaan
V = λ f
=0,4 . 60 = 24m/s = 2400 cm/s

Jadi cepat rambat gelombang tersebut adalah 24 m/s .

2) Gelombang suara di udara atau bunyi

Gelombang suara di udara atau bunyi , misalnya jika kamu sedang menyentuh  loudspeaker yang sedang berbunyi, Semakin besar volume lagu yang diputar, semakin keras loudspeaker bergetar. Kalau diperhatikan secara seksama, loudspeaker tersebut bergetar maju mundur. Dalam hal ini loudspeaker berfungsi sebagai sumber gelombang bunyi dan memancarkan gelombang bunyi (gelombang longitudinal) melalui medium udara.

Dari pembahasan tersebut kita dapat menyimpulkan :
1. Gelombang merupakan getaran yang merambat dengan laju tertentu melalui medium    tertentu. Medium yang dimaksudkan di sini bisa berupa tali, air, pegas, tanah dan sebagainya.
2. Medium yang dilalui oleh gelombang hanya bergerak bolak balik pada posisi setimbangnya, medium tidak merambat seperti gelombang.

Seperti yang ditunjukan gambar berikut , contoh gelombong suara di udara atau bunyi : http://3.bp.blogspot.com/-zjzQxwwrt6I/UBaqqD0BN0I/AAAAAAAAAFM/fkao1vD9XDk/s1600/suara.jpg

Istilah-istilah pada Gelombang Longitudinal

  • Rapatan : adalah daerah di sepanjang gelombang yang memiliki rapatan atau tekanan molekul yang lebih tinggi
  • Renggangan : adalah daerah di sepanjang gelombang yang memiliki rapatan molekul lebih rendah
  • Panjang 1 Gelombang : adalah jarak antara dua buah rapatan atau antara dua buah renggangan yang saling berdekatan

Panjang gelombang dari gelombang longitudinal. Karena panjang rapatan dan renggangan tidak sama, maka panjang gelombang sebaiknya kita definisikan dengan istilah pusat rapatan dan pusat renggangan. Perhatikan ilustrasi pada Gambar di bawah ini

http://2.bp.blogspot.com/-xHjiO3qsB2M/UBal7rSEfdI/AAAAAAAAACM/z3uSHutQdro/s1600/index.jpg

Pada gelombang longitudinal, satu gelombang () terdiri dari 1 rapatan dan 1 renggangan. Panjang gelombang didefinisikan sebagai sebagai jarak antara dua pusat rapatan yang berdekatan atau jarak antara dua pusat renggangan yang berdekatan. Jarak antara pusat rapatan dan renggangan yang berdekatan adalah setengah panjang gelombang atau ½ λ.

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang getarannya memiliki arah yang sama dengan arah perambatannya, dan di gelombang longitudinal ini gerakan dari medium gelombang searah dengan propagasi gelombang.

Gelombang bunyi merupakan salah satu contoh dari gelombang longitudinal.

Pada gelombang bunyi yang menjadi medium perantaranya adalah udara, medium tersebut secara bergantian akan merapat dan juga merenggang karena adanya pergeseran getaran atau berpindah tempat.